Cara Memilih Pelumas untuk Mesin Produksi Berdasarkan Jenis Equipment

Setiap mesin produksi memiliki sistem kerja dan kebutuhan pelumasan yang berbeda. Mesin diesel, gearbox, hydraulic system, dan compressor tidak dapat diperlakukan dengan jenis oli yang sama. Karena itu, memilih pelumas untuk mesin produksi sebaiknya dimulai dari jenis equipment dan fungsi komponen yang akan dilumasi.

Kesalahan pemilihan oli dapat membuat pelumas bekerja di luar peruntukannya. Selain berpotensi menurunkan perlindungan komponen, penggunaan produk yang tidak sesuai juga dapat membuat pengadaan menjadi tidak efisien.

Kenali Jenis Equipment Sebelum Memilih Oli

Langkah pertama adalah mengidentifikasi equipment yang digunakan. Dalam lingkungan industri, beberapa jenis pelumas yang umum ditemui antara lain engine oil, gear oil, hydraulic fluid, compressor oil, dan grease.

Mesin diesel membutuhkan engine oil yang sesuai dengan persyaratan mesin. Gearbox membutuhkan gear lubricant dengan grade dan spesifikasi tertentu. Sementara hydraulic system membutuhkan hydraulic fluid yang sesuai dengan pompa dan kondisi operasi.

Karena fungsinya berbeda, satu produk tidak seharusnya digunakan secara umum untuk seluruh equipment tanpa memastikan kesesuaiannya.

Perhatikan Spesifikasi OEM

Setelah jenis equipment diketahui, langkah berikutnya adalah memeriksa manual dan rekomendasi dari Original Equipment Manufacturer (OEM).

Informasi yang perlu diperhatikan dapat mencakup viscosity grade, performance level, spesifikasi industri, dan persyaratan khusus equipment.

Misalnya, untuk mesin diesel heavy-duty yang membutuhkan engine oil API CI-4 atau ACEA E7, Caltex Delo Gold Ultra merupakan salah satu produk yang memang dirancang untuk kebutuhan tersebut. Produk ini merupakan heavy-duty diesel engine oil multigrade dan tersedia dalam SAE 10W-30, SAE 15W-40, dan SAE 20W-50.

Jadi, pemilihan produk harus dimulai dari kebutuhan mesin, baru kemudian dicocokkan dengan produk yang tersedia.

Jangan Menyamakan Semua Oli Industri

Istilah “oli industri” mencakup banyak jenis pelumas dengan fungsi berbeda.

Untuk engine oil, fokus utama adalah perlindungan mesin terhadap keausan, deposit, oksidasi, dan kondisi kerja heavy-duty.

Untuk gear oil, yang diperhatikan adalah kemampuan pelumas memberikan perlindungan pada permukaan gear, terutama ketika terjadi beban dan shock load. Caltex Meropa, misalnya, merupakan industrial gear lubricant dengan sistem aditif sulfur-phosphorus dan dirancang untuk aplikasi industrial gear dengan beban serta shock loading tinggi.

Sementara hydraulic oil digunakan sebagai media penghantar tenaga sekaligus memberikan perlindungan pada hydraulic pump. Caltex Rando HD, misalnya, diformulasikan dengan Group II base oils dan anti-wear additives untuk sistem hydraulic mobile maupun stationary.

Perbedaan fungsi tersebut menjadi alasan mengapa identifikasi equipment perlu dilakukan sebelum pembelian.

Bagaimana dengan Mesin Produksi yang Menggunakan Diesel Engine?

Tidak semua mesin produksi menggunakan engine oil secara langsung. Namun, diesel engine masih banyak digunakan pada equipment pendukung seperti genset, kendaraan operasional, dan berbagai equipment off-highway.

Untuk mesin yang membutuhkan API CI-4 atau ACEA E7, Caltex Delo Gold Ultra dapat dipertimbangkan sesuai rekomendasi OEM. Caltex menyebutkan produk ini ditujukan untuk mixed fleets of high-speed four-stroke diesel engines, commercial road transport, off-highway vehicles, agricultural machinery, dan generator sets.

Khusus Delo Gold Ultra SAE 15W-40, grade tersebut perlu dipastikan sesuai dengan spesifikasi mesin sebelum digunakan. Jangan memilih 15W-40 hanya karena grade tersebut umum ditemukan pada aplikasi diesel.

Buat Database Pelumas untuk Setiap Equipment

Untuk pabrik dengan banyak mesin, proses pemilihan pelumas akan lebih mudah jika setiap equipment memiliki data pelumas sendiri.

Minimal, perusahaan dapat mencatat:

  • nama dan model equipment
  • jenis pelumas
  • viscosity grade
  • spesifikasi OEM
  • kapasitas pengisian
  • interval penggantian
  • produk yang digunakan

Data tersebut membantu maintenance dan purchasing menghindari kesalahan saat melakukan pengadaan.

Pelumas yang Tepat Dimulai dari Equipment yang Tepat

Pemilihan pelumas mesin produksi bukan tentang mencari satu oli yang dapat digunakan untuk semua mesin. Pendekatan yang lebih tepat adalah mengidentifikasi equipment, memeriksa spesifikasi OEM, memahami kondisi operasi, kemudian memilih produk yang sesuai.

Untuk mesin diesel yang membutuhkan spesifikasi seperti API CI-4 atau ACEA E7, Caltex Delo Gold Ultra menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan. Produk ini juga dirancang untuk berbagai aplikasi diesel heavy-duty termasuk generator set dan equipment off-highway.

Pengadaan Pelumas untuk Mesin Produksi

Bagi perusahaan, pengadaan pelumas sebaiknya dilakukan berdasarkan daftar kebutuhan masing-masing equipment. Cara ini membantu perusahaan menjaga stok tanpa harus mencampurkan kebutuhan engine oil, gear oil, hydraulic fluid, dan compressor oil.

PT Lancar Sakti dapat menjadi pilihan supplier untuk kebutuhan pelumas industri dan engine oil heavy-duty. Spesifikasi equipment sebaiknya disiapkan sebelum melakukan pemesanan agar produk yang dipilih sesuai dengan kebutuhan mesin.

Butuh Pelumas untuk Mesin Produksi?

Temukan kebutuhan oli mesin diesel, pelumas industri, dan engine oil heavy-duty melalui PT Lancar Sakti.

Lihat Katalog Produk PT Lancar Sakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *