Kenapa Gas Engine Membutuhkan Oli Low Ash?

Gas engine digunakan pada berbagai aplikasi yang membutuhkan operasi mesin secara stabil, seperti genset, power generation, cogeneration, dan gas gathering. Dibandingkan sekadar memilih oli berdasarkan viskositas, salah satu karakteristik penting yang perlu diperhatikan pada gas engine adalah kadar ash atau abu yang dihasilkan dari pelumas.

Untuk engine yang memang mensyaratkan low ash oil, penggunaan pelumas dengan formulasi yang sesuai dapat membantu mengendalikan deposit pada ruang pembakaran sekaligus mendukung reliability mesin. Caltex sendiri menyediakan lini HDAX Low Ash Gas Engine Oil, termasuk HDAX 9200 dan HDAX 5200.

Apa yang Dimaksud Oli Low Ash?

Ash pada oli pada dasarnya berkaitan dengan residu anorganik yang dapat tersisa setelah komponen pelumas terbakar. Pada gas engine, jumlah dan karakteristik ash menjadi penting karena deposit dapat terbentuk pada area seperti piston, valve, dan ruang pembakaran.

Karena itu, low ash gas engine oil diformulasikan untuk memberikan perlindungan yang tetap dibutuhkan engine dengan menjaga pembentukan deposit pada tingkat yang sesuai dengan kebutuhan desain mesin.

Caltex menjelaskan bahwa oli gas engine low ash ditujukan untuk membantu melindungi mesin dari deposit dan asam korosif, sekaligus membantu memperpanjang interval penggantian oli dan usia pakai peralatan.

Kenapa Deposit Menjadi Masalah pada Gas Engine?

Deposit yang terbentuk secara berlebihan dapat mengganggu kondisi komponen dan proses pembakaran. Pada gas engine modern dengan output tinggi, turbocharging, serta temperatur dan tekanan operasi yang tinggi, kondisi pelumas menjadi semakin penting.

Caltex mencatat bahwa HDAX 9200 dirancang untuk menghadapi kondisi tersebut dengan memberikan kontrol deposit pada piston dan ring belt, sekaligus membantu melindungi terhadap ring dan liner scuffing serta wear.

Pada kondisi tertentu, deposit juga dapat berkaitan dengan masalah seperti spark plug fouling dan valve recession. Karena itu, spesifikasi ash dari oli perlu disesuaikan dengan kebutuhan engine, bukan sekadar memilih oli dengan viscosity grade yang sama.

Low Ash Membantu Mengontrol Deposit pada Valve dan Spark Plug

Salah satu alasan penggunaan oli low ash adalah untuk mengontrol jumlah deposit di area ruang pembakaran.

Pada HDAX 9200, Caltex menjelaskan bahwa tingkat dan jenis aditif pembentuk ash diformulasikan untuk membantu meminimalkan valve recession dengan menjaga deposit ruang pembakaran tetap rendah. Hal tersebut juga ditujukan untuk meminimalkan potensi pre-ignition dan spark plug fouling.

Bagi pengguna genset gas, aspek ini cukup penting karena kondisi spark plug dan valve berhubungan langsung dengan proses pembakaran serta performa engine.

Mengapa Oli High Ash Tidak Selalu Cocok?

Kesalahan yang sering terjadi adalah menganggap semakin banyak aditif berarti semakin baik. Padahal, gas engine memiliki kebutuhan formulasi yang berbeda.

Caltex menjelaskan bahwa peningkatan ash melalui formulasi dengan kadar aditif tertentu dapat meningkatkan pembentukan deposit pada mesin. Deposit tersebut dapat memengaruhi combustion dynamics dan dikaitkan dengan berbagai masalah seperti peningkatan konsumsi oli dan kecenderungan engine mengalami detonation pada aplikasi tertentu.

Namun, low ash bukan berarti otomatis cocok untuk semua gas engine. Setiap engine memiliki persyaratan lubricant masing-masing. Jenis gas, desain engine, operating condition, dan rekomendasi OEM tetap menjadi dasar utama dalam menentukan oli.

HDAX 9200 sebagai Contoh Low Ash Gas Engine Oil

Salah satu produk Caltex yang dirancang untuk kebutuhan tersebut adalah HDAX 9200 Low Ash Gas Engine Oil.

Produk ini merupakan oli crankcase low ash, heavy-duty, dan long-drain yang dirancang untuk generasi terbaru four-stroke natural gas dan dual-fuel engine dengan output tinggi, turbocharged, serta low emission yang memang membutuhkan low ash oil.

Formulasinya ditujukan untuk memberikan:

Kontrol deposit
Membantu menjaga piston, ring belt, dan komponen engine tetap lebih bersih.

Ketahanan terhadap oksidasi dan nitrasi
Membantu pelumas mempertahankan performanya pada kondisi operasi yang berat.

Perlindungan ring dan liner
Dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap scuffing dan wear.

Perlindungan terhadap valve recession
Kadar dan jenis ash-forming additives dirancang untuk membantu mengendalikan deposit pada ruang pembakaran.

Tidak Semua Gas Engine Harus Menggunakan Oli yang Sama

Mesin natural gas, dual-fuel, biogas, dan aplikasi gas lainnya dapat memiliki kebutuhan lubricant yang berbeda. Bahkan pada kelompok natural gas engine sendiri, manufacturer dapat menentukan jenis oli dan karakteristik ash yang berbeda.

Karena itu, sebelum membeli oli gas engine, perusahaan sebaiknya memeriksa model engine, jenis bahan bakar, rekomendasi OEM, viscosity grade, dan persyaratan ash.

Caltex saat ini menawarkan HDAX 9200 dan HDAX 5200 sebagai produk natural gas engine oil di Indonesia, dengan cakupan aplikasi yang berbeda.

Pilih Low Ash Oil Sesuai Spesifikasi Mesin

Penggunaan oli low ash pada gas engine bukan sekadar mengikuti tren produk, tetapi harus berdasarkan kebutuhan teknis engine. Pemilihan yang tepat dapat membantu mengendalikan deposit dan mendukung reliability, terutama pada mesin yang beroperasi dengan beban dan temperatur tinggi.

Untuk kebutuhan pengadaan HDAX gas engine oil bagi genset, power generation, dan aplikasi industri, PT Lancar Sakti dapat membantu menyediakan kebutuhan pelumas Caltex sesuai aplikasi yang digunakan.

Lihat Katalog Produk PT Lancar Sakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *