
Cutting Oil untuk Mesin Bubut dan Metal Working

Dalam proses metal working, mesin bubut digunakan untuk membentuk material melalui proses pemotongan menggunakan cutting tool. Selama proses berlangsung, terjadi gesekan antara pahat dan benda kerja yang menghasilkan panas. Pada kondisi tertentu, panas dan gesekan yang berlebihan dapat mempercepat keausan tool serta memengaruhi hasil permukaan benda kerja.
Karena itu, pemilihan cutting oil untuk mesin bubut menjadi salah satu bagian yang perlu diperhatikan dalam proses machining. Cutting oil berfungsi membantu pelumasan dan pengendalian panas pada area pemotongan sehingga proses dapat berlangsung dengan lebih stabil.
Apa Fungsi Cutting Oil pada Mesin Bubut?
Cutting oil digunakan untuk membantu mengurangi gesekan antara cutting tool dan material yang sedang dikerjakan. Selain memberikan pelumasan, cutting fluid tertentu juga membantu mengendalikan panas yang muncul selama proses machining.
Pada aplikasi metal working, jenis cutting fluid dapat berbeda berdasarkan material dan proses yang dilakukan. Produk cutting oil di pasaran tersedia dalam bentuk neat cutting oil maupun water-soluble cutting fluid. Produk untuk proses berat dapat diformulasikan dengan extreme pressure additives, sedangkan water-soluble cutting fluid lebih menekankan kemampuan pendinginan.
Jadi, istilah “cutting oil” tidak merujuk pada satu jenis pelumas yang cocok untuk seluruh proses machining.
Mesin Bubut Membutuhkan Cutting Oil yang Sesuai
Pemilihan oli bubut perlu disesuaikan dengan jenis pekerjaan yang dilakukan. Proses turning ringan tentu memiliki kebutuhan yang berbeda dengan heavy cutting atau pekerjaan pada material yang sulit dikerjakan.
Beberapa faktor yang perlu diperhatikan antara lain:
Jenis material
Baja karbon, stainless steel, aluminium, dan alloy dapat membutuhkan karakteristik cutting fluid yang berbeda.
Kecepatan pemotongan
Kondisi cutting speed dan feed memengaruhi panas serta gesekan selama proses machining.
Jenis pekerjaan
Turning, threading, tapping, drilling, dan proses lainnya dapat membutuhkan jenis cutting fluid yang berbeda.
Jenis mesin dan tool
Karakteristik mesin serta material cutting tool juga perlu diperhatikan saat memilih produk.
Produk cutting oil untuk metalworking yang tersedia di pasar saat ini memang dibedakan berdasarkan material dan proses seperti turning, drilling, grinding, tapping, hingga deep-hole cutting.
Neat Cutting Oil vs Water-Soluble Cutting Oil
Salah satu pilihan yang perlu dipahami adalah perbedaan antara neat cutting oil dan water-soluble cutting oil.
Neat cutting oil digunakan langsung tanpa pengenceran. Jenis ini dapat memberikan kemampuan lubricating yang tinggi dan banyak digunakan pada pekerjaan pemotongan yang membutuhkan pelumasan lebih intensif.
Sementara itu, water-soluble cutting oil dicampurkan dengan air dan dapat memberikan kemampuan pendinginan yang lebih baik. Jenis ini banyak digunakan pada proses machining seperti turning, drilling, dan milling.
Pilihan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan proses machining dan rekomendasi supplier atau manufacturer cutting fluid.
Bagaimana Memilih Cutting Oil untuk Mesin Bubut?
Sebelum membeli cutting oil mesin bubut, jangan hanya melihat harga per liter. Beberapa parameter penting perlu diperiksa.
Sesuaikan dengan Material
Material benda kerja menjadi salah satu pertimbangan utama. Stainless steel dan alloy tertentu, misalnya, dapat membutuhkan cutting fluid dengan karakteristik berbeda dari material yang lebih mudah dikerjakan.
Perhatikan Jenis Proses
Cutting oil untuk turning belum tentu menjadi pilihan yang sama untuk tapping atau deep-hole drilling. Beberapa produk memang dirancang untuk aplikasi tertentu.
Pertimbangkan Pendinginan dan Pelumasan
Untuk proses dengan panas tinggi, kemampuan pendinginan menjadi penting. Sementara pada pekerjaan yang membutuhkan lubricity tinggi, karakteristik pelumasan menjadi perhatian utama.
Perhatikan Korosi dan Kebersihan
Cutting fluid juga sebaiknya memiliki karakteristik yang sesuai terhadap perlindungan benda kerja dan mesin. Pemilihan produk yang tepat dapat membantu mengurangi masalah seperti karat dan residu selama penggunaan.
Dampaknya terhadap Tool dan Hasil Machining
Pemilihan cutting oil yang sesuai dapat membantu mengurangi gesekan dan panas pada area pemotongan. Produk cutting oil tertentu juga dirancang untuk membantu memperpanjang tool life dan meningkatkan kualitas permukaan benda kerja.
Sebaliknya, penggunaan cutting fluid yang tidak sesuai dapat membuat proses machining kurang optimal. Tool dapat lebih cepat mengalami keausan, panas pemotongan meningkat, atau hasil akhir benda kerja tidak sesuai target.
Karena itu, cutting oil sebaiknya dipilih berdasarkan kombinasi material, proses, mesin, dan kondisi pemotongan.
Pengadaan Cutting Oil untuk Industri Metal Working
Untuk perusahaan yang memiliki banyak mesin bubut dan equipment metalworking, kebutuhan cutting oil biasanya menjadi bagian dari consumable produksi sekaligus maintenance.
Sebelum melakukan pengadaan, tim purchasing sebaiknya menyiapkan informasi seperti jenis material yang dikerjakan, proses machining, tipe mesin, jenis cutting tool, konsumsi cutting fluid, dan kebutuhan neat atau water-soluble.
PT Lancar Sakti dapat menjadi pilihan supplier untuk kebutuhan pelumas dan produk pendukung operasional industri. Untuk cutting oil, spesifikasi aplikasi sebaiknya dikonfirmasi terlebih dahulu agar produk yang dipilih sesuai dengan proses machining.
Butuh Cutting Oil untuk Mesin Bubut?
Temukan kebutuhan cutting oil, oli mesin bubut, dan pelumas metal working melalui PT Lancar Sakti.
