Delo XLI vs Delo XLC: Apa Perbedaannya untuk Mesin Diesel?

Pemilihan coolant untuk mesin diesel tidak cukup hanya berdasarkan merek. Delo XLI dan Delo XLC sama-sama berada dalam rangkaian produk cooling system Caltex, tetapi keduanya memiliki fungsi yang berbeda.

Perbedaan paling penting terletak pada kebutuhan freeze protection. Delo XLI merupakan corrosion inhibitor berbasis air untuk sistem yang tidak membutuhkan perlindungan terhadap pembekuan, sedangkan Delo XLC merupakan extended-life antifreeze/coolant berbasis ethylene glycol yang memberikan perlindungan terhadap pembekuan sekaligus korosi.

Apa Itu Delo XLI?

Delo XLI Corrosion Inhibitor merupakan coolant corrosion inhibitor berbasis air dengan teknologi inhibitor karboksilat alifatik/OAT dan formulasi bebas nitrit.

Produk ini dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap korosi dan cavitation pada berbagai material logam dalam cooling system. Delo XLI juga tersedia dalam bentuk concentrate dan premixed.

Karena tidak ditujukan sebagai antifreeze, Delo XLI lebih tepat dipertimbangkan untuk cooling system yang memang tidak membutuhkan freeze protection.

Apa Itu Delo XLC?

Berbeda dengan Delo XLI, Delo XLC merupakan extended-life Antifreeze/Coolant berbasis ethylene glycol.

Caltex menyebut Delo XLC sebagai formulasi non-nitrit dengan sistem inhibitor korosi alifatik yang tersedia dalam bentuk concentrate maupun premix 50/50. Produk ini memberikan perlindungan terhadap pitting, korosi, dan erosi, termasuk pada material seperti aluminium.

Delo XLC ditujukan untuk kendaraan dan equipment diesel, baik heavy-duty maupun light-duty, ketika OEM menginginkan coolant non-nitrit dan non-silikat.

Perbedaan Delo XLI dan Delo XLC

FaktorDelo XLIDelo XLC
JenisCorrosion inhibitorAntifreeze/Coolant
BasisBerbasis airEthylene glycol
Freeze protectionTidak ditujukan untuk kebutuhan iniYa
Teknologi inhibitorCarboxylate/OATAliphatic carboxylate
NitritNitrite-freeNon-nitrit
BentukConcentrate & premixedConcentrate & premix 50/50
Fokus utamaPerlindungan korosi cooling systemPerlindungan korosi + pembekuan

Dengan perbedaan tersebut, keduanya bukan produk yang dapat dipertukarkan begitu saja.

Kapan Memilih Delo XLI?

Delo XLI dapat dipertimbangkan ketika cooling system membutuhkan corrosion inhibitor dan tidak memerlukan freeze protection.

Caltex mencantumkan Delo XLI untuk berbagai aplikasi engine, termasuk stationary engines, dan dokumentasi power generation Caltex mencantumkan penggunaannya pada engine seperti INNIO Jenbacher, Waukesha, dan MTU.

Untuk aplikasi industri di Indonesia, Delo XLI dapat menjadi opsi ketika spesifikasi OEM memang mengizinkan penggunaan water-based corrosion inhibitor tersebut.

Kapan Memilih Delo XLC?

Delo XLC lebih relevan ketika engine membutuhkan antifreeze/coolant sekaligus perlindungan korosi.

Caltex menyebutkan Delo XLC memiliki umur pemakaian hingga 960.000 km, 12.000 jam, atau 6 tahun tanpa membutuhkan extender, dengan praktik maintenance yang tepat.

Produk ini juga tersedia sebagai concentrate dan premixed 50/50, sehingga perusahaan dapat memilih format yang sesuai dengan metode maintenance dan kebutuhan pengisian coolant.

Jangan Memilih Hanya Berdasarkan Harga

Delo XLI dan Delo XLC memiliki fungsi yang berbeda. Karena itu, membandingkan keduanya hanya berdasarkan harga per liter dapat menghasilkan keputusan yang keliru.

Sebelum membeli, periksa:

Spesifikasi OEM
Pastikan manufacturer mengizinkan jenis coolant yang akan digunakan.

Kebutuhan freeze protection
Tentukan apakah engine membutuhkan perlindungan terhadap pembekuan.

Jenis cooling system
Perhatikan desain engine dan material yang digunakan.

Coolant yang sedang digunakan
Jangan langsung mencampurkan produk berbeda tanpa memeriksa kompatibilitas.

Kapasitas sistem
Data ini dibutuhkan untuk menghitung kebutuhan produk.

Bagaimana dengan Genset di Indonesia?

Untuk genset dan stationary engine, kebutuhan coolant tetap harus mengikuti spesifikasi engine. Tidak semua genset otomatis menggunakan Delo XLI hanya karena beroperasi di wilayah tropis.

Caltex sendiri mencantumkan Delo XLI dan Delo XLC dalam portofolio coolant untuk kebutuhan power generation. Delo XLI ditujukan sebagai corrosion inhibitor, sementara Delo XLC merupakan antifreeze/coolant.

Karena itu, data model engine dan rekomendasi OEM sebaiknya menjadi dasar sebelum menentukan produk.

Kesimpulan: Delo XLI atau Delo XLC?

Secara sederhana:

Pilih Delo XLI ketika sistem membutuhkan corrosion inhibitor berbasis air dan tidak membutuhkan freeze protection.

Pilih Delo XLC ketika sistem membutuhkan antifreeze/coolant dengan perlindungan terhadap korosi dan pembekuan.

Keduanya memiliki teknologi corrosion inhibitor organik, tetapi fungsi akhirnya berbeda. Jadi, yang paling penting bukan memilih produk yang terlihat lebih unggul, melainkan memilih produk yang benar-benar sesuai dengan cooling system.

Pengadaan Coolant untuk Mesin Diesel

Untuk melakukan pengadaan Delo XLI atau Delo XLC, perusahaan sebaiknya menyiapkan informasi model engine, kapasitas cooling system, coolant yang sedang digunakan, dan rekomendasi OEM.

PT Lancar Sakti dapat menjadi pilihan supplier untuk kebutuhan Delo dan produk cooling system bagi kebutuhan industri.

Butuh Delo XLI atau Delo XLC?

Temukan kebutuhan coolant mesin diesel, Delo XLI, dan Delo XLC melalui PT Lancar Sakti.

Lihat Katalog Produk PT Lancar Sakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *