
Kenapa Air Radiator Berkarat? Penyebab dan Cara Mencegahnya

Air radiator berkarat merupakan salah satu kondisi yang perlu diperhatikan pada sistem pendingin mesin diesel. Air atau coolant yang berubah warna menjadi kecokelatan dapat menunjukkan adanya korosi, kontaminasi, atau kondisi cooling system yang perlu diperiksa.
Pada mesin industri dan genset, masalah korosi tidak sebaiknya dibiarkan karena sistem pendingin memiliki banyak komponen logam yang terus bersentuhan dengan coolant. Karena itu, penggunaan coolant atau corrosion inhibitor yang sesuai menjadi salah satu bagian penting dari maintenance.
Apa Penyebab Air Radiator Berkarat?
1. Sistem Pendingin Tidak Mendapat Perlindungan Korosi yang Memadai
Cooling system tidak hanya membutuhkan fluida untuk membantu mengendalikan temperatur. Komponen seperti radiator, water jacket, dan bagian logam lainnya juga membutuhkan perlindungan terhadap korosi.
Ketika perlindungan inhibitor tidak memadai, permukaan logam dapat lebih rentan mengalami korosi dan menyebabkan coolant berubah warna.
Delo XLI Corrosion Inhibitor menggunakan teknologi aliphatic carboxylate/OAT dan diformulasikan tanpa nitrit. Caltex menyebutkan bahwa produk ini memberikan perlindungan terhadap korosi pada aluminium, besi, tembaga, dan solder alloys di cooling system.
2. Menggunakan Air dengan Kualitas yang Tidak Sesuai
Air menjadi faktor penting, terutama pada sistem yang menggunakan coolant concentrate. Air yang membawa mineral atau kontaminan dapat memengaruhi kondisi cooling system.
Pada penggunaan Delo XLI Concentrate, Caltex merekomendasikan pengenceran menggunakan air berkualitas baik. Konsentrasi yang direkomendasikan berada pada kisaran 5,5% sampai 10% dalam air.
Karena itu, menggunakan air seadanya saat mencampur coolant bukan pilihan yang baik untuk equipment industri.
Apakah Air Radiator Berkarat Selalu Berarti Radiator Rusak?
Tidak selalu.
Warna kecokelatan dapat menjadi tanda adanya korosi, tetapi penyebabnya perlu diperiksa lebih lanjut. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan coolant yang sudah menurun kondisinya, kualitas air, kontaminasi, atau masalah pada komponen cooling system.
Perusahaan sebaiknya tidak langsung mengganti radiator hanya berdasarkan warna coolant. Pemeriksaan kondisi sistem perlu dilakukan terlebih dahulu.
Apa Dampak Korosi pada Cooling System?
Korosi dapat memengaruhi berbagai komponen dalam sistem pendingin. Pada kondisi tertentu, material hasil korosi dapat ikut bersirkulasi bersama coolant dan memengaruhi kebersihan sistem.
Delo XLI dirancang untuk memberikan perlindungan terhadap erosion, corrosion, dan cavitation pada cooling system components. Caltex juga menyebutkan bahwa produk tidak menggunakan silicate dan phosphate yang dapat membentuk deposit pada permukaan heat transfer.
Perlindungan tersebut penting karena permukaan heat transfer yang terjaga membantu cooling system mempertahankan fungsi perpindahan panasnya.
Bagaimana Cara Mencegah Air Radiator Berkarat?
Pencegahan sebaiknya dimulai dari pemilihan coolant dan cara perawatannya.
Gunakan Coolant Sesuai Spesifikasi Engine
Pastikan jenis coolant atau corrosion inhibitor sesuai dengan rekomendasi OEM. Jangan memilih produk hanya berdasarkan warna.
Gunakan Air Berkualitas
Untuk produk concentrate, gunakan air yang memenuhi persyaratan kualitas. Tujuannya untuk mengurangi masuknya mineral dan kontaminan ke dalam sistem.
Periksa Kondisi Cooling System
Periksa radiator, hose, reservoir, cap, water pump, dan kemungkinan kebocoran secara berkala.
Jangan Mencampur Coolant Sembarangan
Jika ingin beralih dari satu jenis coolant ke produk lain, kompatibilitas perlu diperiksa. Untuk perubahan produk, prosedur draining dan flushing sebaiknya mengikuti rekomendasi OEM.
Delo XLI untuk Perlindungan Cooling System
Delo XLI merupakan water-based, nitrite-free carboxylate corrosion inhibitor dengan teknologi OAT. Produk ini direkomendasikan untuk cooling system yang tidak membutuhkan freeze protection.
Salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah long service life. Caltex mencantumkan perlindungan corrosion inhibitor minimum 960.000 km, 12.000 jam, atau 6 tahun untuk aplikasi on-road dan off-road, serta 32.000 jam atau 6 tahun untuk stationary engines, dengan praktik maintenance yang benar.
Delo XLI juga tercantum dalam aplikasi stationary engine dan power generation, termasuk sistem pendingin pada beberapa engine industri.
Jangan Hanya Mengganti Air Radiator
Jika coolant berubah menjadi cokelat atau terdapat indikasi karat, mengganti cairan tanpa mencari sumber masalah dapat membuat kondisi yang sama kembali terjadi.
Periksa terlebih dahulu kondisi radiator, kualitas air, jenis coolant, kebocoran, dan kemungkinan kontaminasi. Dengan begitu, tindakan maintenance dapat mengatasi penyebab, bukan hanya gejalanya.
Pengadaan Coolant untuk Mesin Industri
Bagi perusahaan yang menggunakan genset, stationary engine, atau equipment diesel lainnya, spesifikasi coolant sebaiknya dicatat berdasarkan masing-masing equipment.
Informasi seperti model engine, kapasitas cooling system, jenis coolant yang digunakan, dan rekomendasi OEM dapat membantu proses pengadaan.
PT Lancar Sakti dapat menjadi pilihan supplier untuk kebutuhan Delo XLI, coolant, corrosion inhibitor, dan produk pelumas industri.
Air Radiator Berkarat?
Temukan kebutuhan Delo XLI dan coolant untuk sistem pendingin mesin diesel melalui PT Lancar Sakti.
