Perbedaan Grease NLGI 2 dan NLGI 3 untuk Bearing Industri

Pemilihan grease untuk bearing industri sering kali mengarah pada dua pilihan yang cukup umum, yaitu NLGI 2 dan NLGI 3. Keduanya dapat digunakan untuk aplikasi tertentu, tetapi memiliki konsistensi yang berbeda sehingga tidak bisa dipertukarkan begitu saja.

Pada lini Caltex Starplex EP, perbedaan tersebut terlihat pada Starplex EP 2 dan Starplex EP 3. Keduanya menggunakan mineral base oil ISO 220, lithium complex thickener, serta formulasi extreme pressure, tetapi memiliki NLGI grade yang berbeda.

Lalu, apa perbedaan grease NLGI 2 dan NLGI 3, dan kapan masing-masing digunakan?

Apa Itu NLGI Grade?

NLGI merupakan sistem klasifikasi konsistensi grease. Angka NLGI menunjukkan seberapa lunak atau keras struktur grease pada kondisi pengujian tertentu.

Secara sederhana:

NLGI 2 memiliki konsistensi lebih lunak.

NLGI 3 memiliki konsistensi lebih keras.

Perbedaan ini bukan menunjukkan tingkat kualitas. NLGI 3 bukan berarti lebih bagus daripada NLGI 2. Pemilihannya harus disesuaikan dengan kebutuhan bearing dan titik pelumasan.

Perbedaan Starplex EP 2 dan EP 3

Berikut gambaran sederhananya:

ParameterStarplex EP 2Starplex EP 3
NLGI Grade23
KonsistensiLebih lunakLebih keras
Base OilMineral ISO 220Mineral ISO 220
ThickenerLithium complexLithium complex
KarakteristikExtreme PressureExtreme Pressure
PemakaianSesuai kebutuhan NLGI 2Sesuai kebutuhan NLGI 3

Starplex EP 2 dan EP 3 sama-sama dirancang sebagai grease multipurpose extreme pressure. Jadi, pembeda utamanya bukan pada konsep “lebih kuat” atau “lebih lemah”, tetapi pada konsistensi dan kebutuhan aplikasinya.

Kapan NLGI 2 Digunakan?

Grease NLGI 2 banyak digunakan pada berbagai aplikasi bearing dan chassis yang membutuhkan konsistensi tersebut.

Starplex EP 2 secara khusus ditujukan untuk automotive wheel bearing dan chassis lubrication, serta berbagai highway dan off-highway applications.

Konsistensi NLGI 2 juga membuatnya relatif serbaguna untuk berbagai titik pelumasan yang memang dirancang untuk grade tersebut.

Namun, NLGI 2 tidak otomatis menjadi pilihan untuk semua bearing. Manufacturer tetap dapat menentukan grade grease yang berbeda berdasarkan desain dan kondisi operasi.

Kapan NLGI 3 Digunakan?

NLGI 3 memiliki konsistensi lebih keras dibandingkan NLGI 2. Karena itu, penggunaannya perlu dipastikan sesuai dengan desain titik pelumasan.

Grease dengan konsistensi lebih tinggi dapat dipertimbangkan untuk aplikasi tertentu yang membutuhkan grease lebih tahan berada pada titik pelumasan. Namun, keputusan tersebut tidak boleh hanya didasarkan pada asumsi bahwa grease yang lebih keras selalu lebih cocok untuk bearing beban tinggi.

Jika bearing memiliki kebutuhan NLGI 2, menggantinya dengan NLGI 3 tanpa rekomendasi dapat memengaruhi distribusi grease di dalam bearing.

Apakah NLGI 3 Lebih Baik untuk Beban Tinggi?

Tidak selalu.

Beban tinggi memang dapat menjadi alasan untuk menggunakan grease dengan karakteristik extreme pressure, tetapi bukan berarti otomatis membutuhkan NLGI 3.

EP performance dan NLGI grade merupakan dua hal yang berbeda. EP additives membantu menghadapi kondisi tekanan dan shock loading, sedangkan NLGI menentukan konsistensi grease.

Starplex EP menggunakan EP additives yang dirancang untuk membantu melindungi komponen pada kondisi severe service dan shock loading.

Jadi, bearing dengan beban tinggi bisa saja tetap menggunakan NLGI 2 jika memang itu yang direkomendasikan manufacturer.

Pengaruh Konsistensi terhadap Distribusi Grease

Perbedaan konsistensi dapat memengaruhi bagaimana grease bergerak dan bertahan pada titik pelumasan.

Grease yang terlalu lunak berpotensi lebih mudah berpindah dari area pelumasan pada kondisi tertentu. Sebaliknya, grease yang terlalu keras dapat lebih sulit didistribusikan ke area yang membutuhkan pelumasan.

Hal ini menjadi semakin penting pada bearing yang memiliki kecepatan putaran tinggi atau memiliki sistem pelumasan dengan ruang yang terbatas.

Karena itu, konsistensi harus dipilih berdasarkan desain aplikasi, bukan sekadar berdasarkan preferensi maintenance team.

Bagaimana dengan Temperatur?

Temperatur juga perlu dipertimbangkan ketika memilih antara NLGI 2 dan NLGI 3.

Starplex EP 2 memiliki continuous service temperature range sekitar -25°C hingga 130°C, sedangkan Starplex EP 3 sekitar -20°C hingga 130°C berdasarkan informasi produk Caltex.

Namun, batas tersebut merupakan karakteristik grease. Batas temperatur bearing, seal, dan equipment tetap harus diperhatikan secara terpisah.

Jika bearing bekerja pada temperatur tinggi secara terus-menerus, evaluasi harus mencakup jumlah grease, kecepatan, beban, kondisi bearing, dan sistem pendinginan.

Bagaimana dengan Paparan Air?

Untuk bearing industri yang digunakan di area outdoor, paparan air juga menjadi pertimbangan.

Starplex EP menggunakan lithium complex thickener yang memberikan ketahanan terhadap air serta tackiness additives yang membantu mengurangi risiko water washout. Formulasinya juga dilengkapi rust and corrosion inhibitors.

Dengan karakteristik tersebut, Starplex EP dapat dipertimbangkan untuk aplikasi yang membutuhkan grease dengan ketahanan terhadap kondisi lingkungan basah, selama spesifikasi titik pelumasannya sesuai.

Jangan Mengganti NLGI 2 ke NLGI 3 Sembarangan

Perusahaan yang ingin melakukan standardisasi grease kadang memilih satu produk untuk sebanyak mungkin titik pelumasan. Pendekatan ini memang dapat menyederhanakan inventory, tetapi tetap harus melalui evaluasi teknis.

Jika beberapa bearing sebelumnya menggunakan NLGI 2, jangan langsung mengubah semuanya menjadi NLGI 3.

Periksa:

Rekomendasi OEM, untuk memastikan grade yang dibutuhkan.

Kecepatan bearing, karena bearing berkecepatan tinggi dapat memiliki kebutuhan berbeda.

Temperatur, karena kondisi panas memengaruhi perilaku grease.

Beban, termasuk kemungkinan shock loading.

Metode relubrication, karena konsistensi grease memengaruhi distribusi dalam sistem.

Bagaimana Menentukan Pilihan yang Tepat?

Cara paling aman adalah menggunakan NLGI grade yang direkomendasikan oleh manufacturer.

Setelah NLGI diketahui, barulah parameter lain dibandingkan, seperti jenis thickener, base oil, EP performance, temperatur kerja, dan ketahanan terhadap air.

Untuk aplikasi yang membutuhkan NLGI 2, Starplex EP 2 dapat dipertimbangkan. Sementara untuk aplikasi yang secara spesifik membutuhkan NLGI 3, Starplex EP 3 dapat menjadi pilihan yang relevan. Keduanya tetap harus disesuaikan dengan persyaratan equipment.

Kesimpulan

Perbedaan grease NLGI 2 dan NLGI 3 terutama terletak pada konsistensinya. NLGI 2 lebih lunak, sedangkan NLGI 3 lebih keras.

Starplex EP 2 dan Starplex EP 3 sama-sama merupakan grease multipurpose extreme pressure dengan mineral base oil ISO 220 dan lithium complex thickener. Perbedaan NLGI tidak menunjukkan bahwa salah satunya selalu lebih baik.

Untuk bearing industri, pilihan harus ditentukan berdasarkan spesifikasi OEM, beban, kecepatan, temperatur, kondisi lingkungan, serta metode pelumasan.

PT Lancar Sakti menyediakan kebutuhan grease dan pelumas untuk berbagai aplikasi industri, kendaraan, dan alat berat.

Lihat Katalog Produk PT Lancar Sakti

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *