
Perbedaan Oli Hidrolik ISO VG 32, 46, dan 68

Memilih oli hidrolik untuk mesin industri tidak cukup hanya dengan melihat merek. Salah satu pertimbangan utamanya adalah viscosity grade, yang umumnya dinyatakan dalam ISO VG. Tiga grade yang banyak ditemui dalam kebutuhan pelumasan hydraulic system adalah ISO VG 32, ISO VG 46, dan ISO VG 68.
Ketiganya memiliki tingkat viskositas berbeda. Karena itu, penggunaan oli hidrolik ISO VG 32, 46, atau 68 perlu disesuaikan dengan desain mesin, temperatur operasi, dan rekomendasi OEM.
Apa Arti ISO VG pada Oli Hidrolik?
ISO VG merupakan sistem klasifikasi viskositas untuk pelumas industri. Secara sederhana, semakin besar angka ISO VG, semakin tinggi tingkat viskositas oli.
Dengan demikian:
ISO VG 32 memiliki viskositas lebih rendah dibandingkan ISO VG 46 dan ISO VG 68.
ISO VG 46 berada di antara kedua grade tersebut.
ISO VG 68 memiliki viskositas lebih tinggi dibandingkan ISO VG 32 dan ISO VG 46.
Perbedaan ini memengaruhi karakteristik aliran oli di dalam sistem. Namun, bukan berarti grade dengan angka paling tinggi otomatis memberikan perlindungan paling baik.
Perbedaan ISO VG 32, 46, dan 68
Oli Hidrolik ISO VG 32
ISO VG 32 memiliki viskositas yang lebih rendah sehingga karakteristik alirannya berbeda dibandingkan grade 46 dan 68. Grade ini dapat digunakan pada sistem yang memang mensyaratkannya, terutama ketika karakteristik viskositas tersebut sesuai dengan kondisi kerja equipment.
Oli Hidrolik ISO VG 46
ISO VG 46 berada di antara grade 32 dan 68. Grade ini dapat ditemukan pada berbagai aplikasi hydraulic system, tetapi penggunaannya tetap harus berdasarkan spesifikasi mesin.
Oli Hidrolik ISO VG 68
ISO VG 68 memiliki viskositas lebih tinggi dibandingkan ISO VG 32 dan 46. Grade ini dapat digunakan pada hydraulic equipment tertentu yang memang membutuhkan karakteristik tersebut.
Jadi, memilih ISO VG 68 karena dianggap lebih kental dan lebih kuat bukanlah pendekatan yang tepat. Yang paling penting adalah kesesuaian dengan kebutuhan sistem.
Faktor Apa yang Menentukan Pemilihan Grade?
Selain rekomendasi OEM, temperatur operasi menjadi salah satu faktor penting. Perubahan temperatur dapat memengaruhi karakteristik viskositas hydraulic fluid selama mesin bekerja.
Caltex Rando MV, misalnya, merupakan multiviscosity anti-wear hydraulic fluid yang dirancang untuk sistem yang mengalami variasi temperatur ambient dan operating temperature yang luas. Produk ini ditujukan antara lain untuk industrial hydraulic equipment serta mobile, construction, dan agricultural equipment.
Sementara Rando HD diformulasikan dengan premium Group II base oils dan anti-wear additives untuk memberikan perlindungan pada hydraulic pump dalam sistem mobile dan stationary. Produk ini tersedia untuk berbagai kebutuhan hydraulic system, termasuk sistem dengan vane, gear, dan piston pump.
Jangan Mengganti Grade Tanpa Memeriksa Spesifikasi
Perbedaan ISO VG 32, 46, dan 68 tidak boleh dijadikan dasar untuk mengganti oli secara sembarangan.
Sebelum membeli oli hidrolik, periksa:
- Grade yang direkomendasikan OEM
- Temperatur operasi mesin
- Jenis hydraulic pump
- Tekanan dan beban kerja
- Kondisi lingkungan
- Spesifikasi hydraulic fluid yang dipersyaratkan
Dengan begitu, pemilihan hydraulic oil dilakukan berdasarkan kebutuhan aktual mesin, bukan hanya berdasarkan angka viskositas.
Contoh Produk Hydraulic Oil Caltex
Caltex menyediakan beberapa pilihan hydraulic fluid untuk kebutuhan industri. Rando HD dirancang untuk hydraulic systems pada equipment mobile dan stationary, sedangkan Rando MV ditujukan untuk sistem yang mengalami variasi temperatur operasi yang luas.
Caltex juga mencantumkan berbagai viscosity grade pada lini hydraulic oil, sehingga pemilihan produk dapat disesuaikan dengan kebutuhan equipment.
Namun, produk dan grade yang digunakan tetap harus dicocokkan dengan rekomendasi OEM masing-masing mesin.
Pengadaan Oli Hidrolik untuk Industri
Perusahaan yang memiliki banyak hydraulic equipment sebaiknya mencatat grade oli yang digunakan pada setiap unit. Informasi seperti model mesin, jenis pump, ISO VG, kapasitas reservoir, dan interval penggantian akan membantu tim maintenance ketika melakukan pengadaan.
Dengan pencatatan tersebut, risiko tertukar antara oli hidrolik ISO VG 32, ISO VG 46, dan ISO VG 68 dapat dikurangi.
PT Lancar Sakti dapat menjadi pilihan supplier untuk kebutuhan hydraulic oil dan pelumas industri sesuai kebutuhan equipment.
Butuh Oli Hidrolik untuk Mesin Industri?
Temukan kebutuhan oli hidrolik ISO VG 32, 46, 68 dan hydraulic oil industri melalui PT Lancar Sakti.
