
Oli Mesin untuk Genset Natural Gas dan Dual-Fuel: Apa Bedanya?

Genset yang menggunakan natural gas dan genset dual-fuel sama-sama membutuhkan pelumas yang mampu bekerja pada kondisi operasi mesin yang berat. Namun, karakteristik pembakaran dan desain masing-masing engine dapat berbeda, sehingga pemilihan oli tidak sebaiknya dilakukan hanya berdasarkan viscosity grade seperti SAE 40.
Untuk aplikasi ini, Caltex memiliki lini Natural Gas Engine Oils yang mencakup HDAX 9200 Low Ash Gas Engine Oil dan HDAX 5200 Low Ash Gas Engine Oil SAE 40. Keduanya ditujukan untuk aplikasi natural gas dan dual-fuel tertentu yang membutuhkan pelumas low ash.
Apa Itu Genset Natural Gas dan Dual-Fuel?
Natural gas engine menggunakan gas alam sebagai bahan bakar utama. Sementara itu, dual-fuel engine dapat menggunakan dua jenis bahan bakar dalam sistem pembakarannya. Karakteristik tersebut membuat kebutuhan pelumas harus disesuaikan dengan desain engine dan spesifikasi dari manufacturer.
Pada gas engine, oli tidak hanya bertugas mengurangi gesekan antarkomponen. Pelumas juga harus membantu mengendalikan deposit, menjaga kebersihan piston dan ruang pembakaran, serta memberikan perlindungan terhadap oksidasi, nitrasi, keausan, dan korosi.
Karena itu, gas engine oil biasanya memiliki formulasi yang berbeda dari oli mesin diesel konvensional.
Mengapa Low Ash Oil Penting?
Salah satu karakteristik yang perlu diperhatikan pada gas engine adalah low ash.
Deposit dari komponen pembentuk ash dapat terakumulasi di ruang pembakaran dan komponen seperti piston, valve, atau spark plug. Pada kondisi tertentu, deposit yang berlebihan dapat meningkatkan risiko masalah pada engine.
Caltex menjelaskan bahwa HDAX 9200 menggunakan paket detergent-dispersant untuk membantu mengontrol deposit pada ruang pembakaran dan piston, sekaligus memberikan perlindungan liner, kontrol sludge dan wear, serta perlindungan terhadap korosi.
Karena itu, ketika OEM mensyaratkan low ash oil, pemilihan oli dengan karakteristik tersebut menjadi bagian penting dari strategi maintenance.
HDAX 9200 untuk Natural Gas dan Dual-Fuel Engine
HDAX 9200 merupakan oli crankcase low ash, heavy-duty, dan long-drain yang dirancang untuk berbagai four-stroke natural gas dan dual-fuel engine generasi terbaru dengan output tinggi, turbocharged, dan low emission.
Produk ini ditujukan antara lain untuk:
- Mesin spark ignition stasioner empat-tak generasi baru.
- Engine lean-burn dan stoichiometric dengan output tinggi.
- Engine yang bekerja pada beban dan temperatur tinggi.
- Gas engine empat-tak untuk aplikasi cogeneration.
- Mesin spark ignition stasioner empat-tak kecepatan menengah dengan bahan bakar gas yang sesuai spesifikasi produk.
HDAX 9200 juga memiliki karakteristik ketahanan terhadap oksidasi dan nitrasi serta base retention yang dirancang untuk membantu memperpanjang service life oli.
Bagaimana dengan HDAX 5200?
HDAX 5200 Low Ash Gas Engine Oil SAE 40 memiliki target aplikasi yang lebih luas. Caltex Indonesia menjelaskannya sebagai oli crankcase low ash, heavy-duty, yang dirancang untuk berbagai four-stroke natural gas dan dual-fuel engine di mana penggunaan low ash oil direkomendasikan.
Dengan demikian, HDAX 5200 dapat menjadi pilihan untuk engine yang memenuhi persyaratan aplikasi produk tersebut, sedangkan HDAX 9200 lebih diarahkan pada generasi terbaru gas engine dengan output tinggi dan kondisi operasi yang lebih demanding.
Namun, keduanya tetap tidak boleh dipilih hanya karena sama-sama SAE 40.
Perbedaan Natural Gas dan Dual-Fuel dalam Pemilihan Oli
| Pertimbangan | Natural Gas Engine | Dual-Fuel Engine |
|---|---|---|
| Bahan bakar | Natural gas | Dua jenis bahan bakar sesuai desain engine |
| Kebutuhan low ash | Tergantung OEM | Tergantung OEM |
| Pengaruh fuel quality | Perlu diperhatikan | Perlu diperhatikan |
| Pemilihan viscosity | Sesuai OEM | Sesuai OEM |
| Spesifikasi lubricant | Harus mengacu OEM | Harus mengacu OEM |
| Produk HDAX | HDAX 9200 / HDAX 5200 sesuai aplikasi | HDAX 9200 / HDAX 5200 sesuai aplikasi |
Caltex mencantumkan kedua produk tersebut sebagai bagian dari kategori Natural Gas Engine Oils untuk aplikasi yang membutuhkan low ash lubricant.
Jangan Menganggap Semua Genset Gas Bisa Menggunakan Oli yang Sama
Satu hal penting dalam pengadaan adalah model engine harus diketahui terlebih dahulu.
Engine manufacturer dapat menentukan persyaratan lubricant yang berbeda berdasarkan desain combustion chamber, operating load, fuel quality, emission system, dan konfigurasi engine.
Bahkan di antara produk HDAX sendiri terdapat daftar claims dan approvals yang berbeda. Materi Caltex mencantumkan aplikasi HDAX 9200 dan HDAX 5200 pada berbagai engine manufacturer seperti INNIO Jenbacher, Caterpillar Energy Solutions, Waukesha, MWM, Deutz, MAN, dan Wärtsilä dengan model atau kondisi aplikasi tertentu.
Artinya, approval harus dilihat berdasarkan tipe engine yang spesifik, bukan hanya berdasarkan merek pelumas.
Apa yang Harus Dicek Sebelum Membeli?
Sebelum melakukan pengadaan oli untuk genset natural gas atau dual-fuel, siapkan beberapa informasi:
Model engine
Manufacturer dan model lengkap.
Jenis bahan bakar
Natural gas, dual-fuel, atau fuel gas lainnya.
Spesifikasi lubricant OEM
Termasuk viscosity grade dan persyaratan low ash.
Operating condition
Beban, temperatur, dan jumlah jam operasi.
Riwayat oil analysis
Terutama jika engine sudah beroperasi dan perusahaan ingin mengevaluasi interval penggantian oli.
Dengan informasi tersebut, pemilihan produk dapat dilakukan secara lebih akurat.
Pilih Oli Sesuai Spesifikasi Engine
Genset natural gas dan dual-fuel membutuhkan pelumas yang sesuai dengan karakteristik engine dan bahan bakarnya. HDAX 9200 dan HDAX 5200 SAE 40 merupakan dua produk Caltex yang tersedia untuk aplikasi natural gas dan dual-fuel tertentu di Indonesia, tetapi penggunaannya tetap harus mengikuti rekomendasi OEM dan kondisi aktual mesin.
Untuk kebutuhan pengadaan Caltex HDAX bagi genset, power generation, dan gas engine industri, PT Lancar Sakti dapat membantu memenuhi kebutuhan pelumas sesuai aplikasi perusahaan.
